Batang, 23 Agustus 2026 – Tim Pengabdian UNNES–UMK kembali melaksanakan kegiatan pendampingan masyarakat di Desa Pesantren, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, pada Minggu (23/8/2026). Kegiatan keempat ini difokuskan pada penguatan budidaya hortikultura, pemanfaatan greenhouse, serta pendampingan kelompok tani dalam pengelolaan tanaman dan sarana produksi pertanian.
Kegiatan dilaksanakan bersama masyarakat dan anggota kelompok tani dengan meninjau secara langsung kondisi greenhouse dan area budidaya. Peserta mendapatkan pendampingan mengenai penyiapan tanaman, penggunaan sarana produksi pertanian, pemeliharaan tanaman, serta pengelolaan lingkungan budidaya agar lebih produktif dan tertata.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga memperkenalkan dan mendiskusikan penggunaan berbagai kebutuhan budidaya seperti media tanam, pupuk, nutrisi tanaman, serta bahan pendukung lainnya. Pendampingan dilakukan secara langsung agar masyarakat tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pengelolaan tanaman sehari-hari.
Greenhouse sebagai Sarana Produksi dan Edukasi
Pengembangan greenhouse menjadi salah satu bagian penting dalam program rintisan agritourism Desa Pesantren. Selain berfungsi untuk mendukung produksi hortikultura, greenhouse diarahkan menjadi demplot edukatif yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan proses budidaya tanaman kepada masyarakat, pelajar, dan calon wisatawan.
Pada kesempatan tersebut, tim bersama masyarakat juga meninjau hasil budidaya tanaman hortikultura, termasuk labu butternut, yang menjadi salah satu komoditas potensial untuk terus dikembangkan. Komoditas ini tidak hanya berpotensi dijual dalam bentuk hasil panen segar, tetapi juga dapat diarahkan menjadi bahan baku produk olahan dan bagian dari atraksi wisata edukasi pertanian.
Keterlibatan masyarakat, khususnya kelompok perempuan dan kelompok tani, menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program. Melalui pendampingan secara bertahap, masyarakat diharapkan semakin mampu mengelola proses budidaya mulai dari penyiapan tanaman, pemeliharaan, pemupukan, hingga pemanenan.
Kegiatan tanggal 23 Agustus 2026 sekaligus menjadi lanjutan dari rangkaian program pengembangan pertanian yang sebelumnya telah dilakukan melalui penataan greenhouse dan persiapan demplot. Melalui penguatan budidaya ini, kawasan pertanian Desa Pesantren diharapkan semakin siap mendukung pengembangan agritourism berbasis komunitas yang mengintegrasikan kegiatan produksi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat




